Posts

Showing posts from June, 2018

Puisi Penyesalan

Judul : Penyesalan Karya : Alvina Siti Asiyah Demi satu langkah ke langkah Terdengar suara tangisan dari ufuk timur Di sebuah gubuk kecil berdinding daun kelapa kering Ku lihat anak dalam termangu Meneteskan sehening air mata Tangisan pun dalam penyesalan Telah menanggung noda setinggi gunung Tangisan pun membanjiri sang ibu kota Terangkat dua tangan Terucap ayat - ayat suci Hanya kata Kenapa...Kenapa....dan kenapa. Terucap padanya Hingga ia tak kenal mentaru tersenyum Ia tak bisa berpaling Dimalam kelam yang sunyi Ia mencurahkan pada bintang Namun Bintang enggan tuk mendengarnya Entah kepada siapa lagi ia mencurahkan Hingga ia menyadari Hanya Tuhan yang mampu mendengar curahanya

Sahabat Sejati

Sahabat sejati Karya : Alvina Siti Asiyah Jam dinding di depan mata Teringat jam dinding tak pernah berhenti tuk menanti waktu Begitu dengan ku tak pernah berhenti tuk menanti sahabat sejati Hingga seribu tahun lamanya Masih tak kudapat sejati Karena bumi setia menemani ku Bumi pun merengek Hingga jam dinding pun tertawa Entah apa yang di tertawakan Kini ku berjalan tuk cari sahabat sejati Meski tak mengenal arah Tapi..... Tak ada buah tuk di panen Hingga membuat ku bertanya mengapa ?Apa ini takdir? Hingga membuat ku berpikir seratus kali Namun Tak ada jawaban Hingga ku tau setelah pagi ku melayang Ternyata sahabat sejati ku hanyalah tuhan