Parenting Pak Anis Baswedan dan Ibu Ferry Farhati

Parenting  Pak Anis Baswedan dan Ibu Ferry Farhati 


Berikut adalah ilmu parenting yang diterapkan oleh bapak Anis Baswedan dan ibu Feri Farhati dalam mendidik anaknya antara lain:

1. Menanamkan nilai kebaikan dan membangun kebiasaan baik  sedari kecil . Misal: sholat berjamaah dan mengajarkan bagaimana menghormati orang tua 

2. Menjadi pendengar yang baik buat anak

3. Memberikan kepercayaan kepada anak. Sehingga anak akan menjaga kepercayaan yang diberikan. 

4. Supportif. Tentu sebagai orang tua sudah seharusnya mendukung anak selama yang dilakukan tidak melanggar syari'at (aturan Allah). 

5. Terbuka terhadap anak. Ini artinya sebagai orang tua bisa diajak diskusi. 

6. Ketika ada masalah pasti berdiskusi dan ngobrol 

7. Ketika anak berbuat salah maka akan diarahkan perilakunya (diberi tahu perilaku yang tidak baik atau salahnya dan hal yang perlu diperbaiki)  dan diajak refleksi dan menyerang pribadi  anak 

Contoh refleksi : 

Saat anak membuang makanan 

" Kok dibuang makanannya? Nak menurut kamu itu perbuatan yang terpuji tidak ? "  Selanjutnya jika anak  menjawab tidak, maka orang tua bertanya kembali "kenapa tidak ? "  . 

Contoh menyerang pribadi anak: kamu nih  susah diatur, gak bisa dididik, dsb).  Sehingga anak merasa nyaman,  dekat, dan terbuka terhadap orang tuanya. Jika orang tua hanya memarahi dan mengomel maka yang diingat anak adalah omelannya bukan perilaku apa yg harus diperbaiki.  Takutnya anak menganggap orang tuanya membencinya dan  mulai tidak nyaman dengan orang tuanya. 

8. Bapak Anis  saat mau dicalonkan gubernur  beliau mendiskusikan dan membicarakan dengan keluarga (anak dan istri). Ini menunjukkan  bahwa seorang suami dan ayah sebagai pemimpin  ketika  mengambil suatu keputusan melibatkan istri dan anak.   Dapat disimpulkan pemimpin yg demokratis. 

9. Sesibuknya pak Anis beliau menyempatkan waktunya bersama anaknya. Mutiara mengatakan bahwa abahnya (Pak Anis) sepulang kantor beliau suka bercerita. Sehingga ia terinspirasi oleh cerita abahnya. Jadi  dalam mendidik anak bukan hanya tugas dan kewajiban seorang ibu semata, namun  juga ayah. 

10.  Saat bapak Anis menjabat menjadi menteri pendidikan di Indonesia beliau  tidak memberikan  privelege ataupun kemudahan terhadap putrinya saat mau masuk perguruan tinggi negeri. Hal ini ini terbukti saat putrinya yakni Mutiara tidak lolos  SNMPTN padahal ayahnya seorang menteri pendidikan. Anaknya keterima dengan jalur tes  dengan usahanya sendiri.  Secara tidak langsung beliau mengajarkan anaknya  sebuah kejujuran dan mengutamakan sebuah proses.

11. Ibu Ferry mulai menghindar saat tidak tahan diri. Di sini ketika merasa tidak nyaman misal lelah, atau emosi maka  sebaiknya menenangkan terlebih dahulu. Setelah mulai nyaman baru mengobrol dengan anak.  Hal ini selaras dengan perkataan bunda Aniq Al - Faqiroh terkait cara mengelola emosi yang dikenal dengan 5M (Menyadari, Mengenali, Menamakan, Menerima, dan Memberi Ruang )

12. Menumbuhkan kepercayaan diri terhadap anak

13. Mengapresiasi anak

14. Sering membahasakan cinta (misal mengatakan i love you. Ini menunjukkan membiasakan anak mengungkapkan sebuah perasaan cinta. Jika belum bertemu secara langsung misal katena  anak sedang merantau katena kuliah atau kerja maka bisa dilakukan secara online misal chat, telpon wa, video call (VC). 


Ada perkataan Bu Ferry Farhati yang intinya bahwa kasih sayang dan cinta  orang tua terhadap anak harus didasarkan pada pengetahuan.

Comments

Popular posts from this blog

Antisipasi Bullying (Perundungan)

Cahaya di Tengah Kegelapan

Bullying